Imam Tahyudin
Sains dan Teknologi

Pengenalan Kecerdasan Buatan / Artifial Intelligence (AI)

AI pertama kali dikenalkan oleh Alan Turing pada tahun 1950. Beliau merupakan seorang ahli Matematika. Saat itu beliau mempublikasi artikel dengan judul mesin komputasi dan kecerdasan, yang menjadi awal tonggak pembahasan seputar AI.

Pertanyaan yang menjadi pemantik adalah “Apakah mesin bisa berfikir”?. Selanjutnya pada tahun 1956 John McCarthy mulai membuat definisi tentang AI. Menurut beliau AI didefinisikan sebagai ilmu dan teknik bagaimana membuat mesin menjadi cerdas.

Terminology AI secara umum dibagi menjadi 4 bagian yaitu Big Data, Learning, Reasoning, dan Problem solving. Coba kita bahas singkat dari keempat terminologi tersebut.

Pertama Big data, merupakan kemampuan mesin dalam memproses sejumlah data dalam jumlah yang sangat besar dan cepat. Tipe data yang komplek baik terstruktur maupun tidak seperti text, gambar, suara, video dan lain sebagainya.

Kedua Learning, yaitu kemampuan mesin untuk belajar berdasarkan histori pola yang terbentuk/ yang masuk. Hal ini menjadikan mesin semakin cerdas.

Ketiga, Reasoning yaitu kemampuan mesin untuk berfikir alasan Tindakan yang dilakukan baik secara deduktif maupun induktif. Dengan demikian mesin cerdas dalam mengambil keputusan berdasarkan kondisi yang ada.

Keempat, Problem solving yaitu kemampuan mesin dalam menganalisis dan menyelesaikan permasalahan yang komplek.

Terminologi of AI

Gambar 1. Terminology AI

Pada tahapan implementasi AI dijelaskan ke dalam terminology yang berhubungan dengan istilah Machine learning (ML) dan Deep Learning (DL) seperti pada gambar 1. Dimana posisi AI menjadi ekosistem paling luas dimana didalamnya ada Machine learning.

Selanjutnya di dalam Machine learning ada Deep Learning. Pada terminology ini AI mencoba untuk mengajari mesin supaya berfikir layaknya manusia. Kemudian untuk mewujudkan itu digunakan berbagai metode ML.

Tujuan penggunaan ML ini untuk menjadikan mesin belajar supaya cerdas berdasarkan pola yang terekam. Salah satu algoritma dalam ML yang sekarang sedang aktual karena kemampuan yang powerful yaitu pengembangan dari algoritma Artificial Neural Network yang selanjutnya terus berkembang dengan nama DL.

Algoritma dalam DL menjadikan mesin mampu untuk meniru cara berfikir layaknya manusia tanpa adanya supervisi.

Penerapan AI sangat luas, salah satunya yaitu pada bidang bisnis. Penerapan AI digunakan pada pemeliharaan konsumen. Hal ini penting dilakukan untuk menjaga proses bisnis terus berjalan dan maju.

Pada bagian ini digunakan pendekatan implementasi Internet of Things (IoT) atau robot untuk peningkatan pelayanan konsumen seperti mesin CS cerdas. Bagian yang lain yaitu pada analisis prediksi bisnis.

Terkumpulnya data yang sangat besar membutuhkan kemampuan mesin untuk menggali informasi penting yang terkandung di dalamnya. Melalui pendekatan AI khususnya metode ML dan DL dapat membuat model/pola usaha yang valid berdasarkan data yang terhimpun.

Pola yang terbentuk ini dapat djadikan patokan oleh pemilik bisnis dalam memprediksi produksi, pemasaran, promosi, dan lain sebagainya. Dengan demikian, kebijakan dan strategi bisnis yang dilakukan tepat sasaran.

Selain itu implementasi pada system keamanan. Implementasinya melalui kombinasi IoT dan AI yang dapat digunakan untuk proses scan biometric melalui sidik jari, pengenalan wajah, pengenalan suara, ataupun pengenalan retina mata.

Implementasi ini sangat penting untuk peningkatan keamanan. Terakhir yaitu untuk proses otomatisasi. Hal ini banyak diterapkan oleh perusahaan manufaktur.

Seperti perusahaan otomatif, minuman, makanan, jasa pengiriman barang dan lain sebagainya. Melalui penerapkan AI dapat meggerakkan robot untuk proses produksinya. Sehingga lebih cepat, efektif, dan efisien.

Tanaman Cerdas

Saat ini penulis sedang meneliti kemampuan tanaman untuk dijadikan sebagai sensor cerdas alami untuk berbagai kepentingan seperti mendeteksi posisi manusia, mengestimasi jarak, dan membedakan suhu ruangan.

Ide ini diilhami oleh kemampuan tanaman dalam proses fotosintesis dan respirasi sehingga menjadikannya mampu merespon terhadap kejadian di sekelilingnya. Seperti merespon terhadap suhu, kelembaban, sentuhan, dan gerakan manusia seperti melompat, lari dan lain sebagainya.

Prinsip kerjanya adalah dengan menjadikan tanaman sebagai mediator untuk menangkap kejadian di sekeliling dengan cara menempelkan katoda pada daun tanaman tersebut. Pada gambar 2 katoda pada daun dihubungkan dengan data logger untuk merekam kejadian yang ada kemudian hasilnya disimpan.

Selanjutnya data yang tersimpan digunakan untuk proses analisa. Melalui proses inilah kami menamainya dengan istilah “tanaman bioelektrik potensial”. Yaitu tanaman yang diberi muatan listrik untuk menangkap sinyal dari kejadian di sekelilingnya.

Sinyal yang ada tersebut kami analisa dengan menggunakan metode ML ataupun DL. Sehingga dapat digunakan untuk mengkaji berbagai kepentingan seperti mendeteksi perbedaan suhu ruangan.

Tanaman Bioelektrik Potensial

Gambar 2. Tanaman bioelektrik potensial

Demikian pengenalan singkat seputar AI semoga ada manfaatnya. Kita bisa banyak mengambil hikmah dengan perkembangan ilmu pengetahuan saat ini.

Kemajuan teknologi saat ini seyogyanya dapat menjadikan kita lebih dekat dengan Allah SWT. Mampu meningkatkan kualitas keimanan dan ketaqwaan kita kepada Allah SWT.

Banyak sekali penemuan dan pengembangan keilmuan modern saat ini diilhami dari kehebatan ciptaan Allah SWT berupa alam semesta dan ciptaan lain yang terkandung di dalamnya.

“Dan Allah menurunkan dari langit itu air (hujan) dan dengan air itu dihidupkan-Nya bumi sesudah matinya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang mendengarkan (pelajaran). Dan sesungguhnya pada binatang ternak itu benar-benar terdapat pelajaran bagi kamu. Kami memberimu minuman dari apa yang berada dalam perutnya (berupa) susu yang bersih antara tahi dan darah, yang mudah ditelan bagi orang-orang yang meminumnya” (QS An Nahl [16]: 65-66).

Dr.Eng. Imam Tahyudin, MM

Dosen Universitas Amikom Purwokerto

Leave a Reply

Your email address will not be published.